Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan

Punya Ukuran Payudara Kecil ? Jangan Minder !

Temen-temen cewek Mba Meong kadang sering curhat masalah ukuran teteknya yang kecil, biasanya sih ukurannya cuma 32.Kalau punya Mba meong sih gak terlalu kecil dan gak gede-gede amat tapi pas (^_^)v.Mereka kurang pede memiliki dada yang rada rata hihihi...sebenarnya kalau masalah ukuran payudara mah dari keturunan.Masih banyak temen-temen cewek Mba Meong yang ingin membesarkan ukuran payudaranya biar lebih pede dan bisa dipamerin belahannya, soalnya kalau kacil gak bisa ada belahannya hihihi... Sebenarnya memiliki ukuran payudara besar maupun kecil masing-masing punya keuntungan tersendiri lowh.


Ah masa sih punya dada rata malah untung ? Berikut 10 keuntungan memiliki ukuran buah dada kecil seperti yang Mba Meong kutip dari situs web terselubung.in moga-moga aja sobat blogger yang baca tulisan ini gak minder lagi :

1. Bikin Awet Muda.
Wanita mana sih yang tidak mau dirinya terlihat awet muda? Ternyata wanita berpayudara kecil setelah memiliki anak, payudaranya akan tetap seperti itu. Nampak seperti “baru” terus, setidaknya sampai 5-7 tahun kedepan. Ketimbang yang berpayudara besar, maka perubahan akan langsung terlihat, bentuknya yang tadinya menjulang menjadi manyun alias merosot.

2. Bebas Beraktifitas.
Wanita dengan payudara kecil jauh lebih leluasa dalam beraktifitas, lebih gesit dan lincah ketimbang yang memiliki payudara besar seperti Julia Perez misalnya. Karna beban yang di bawa jauh lebih ringan bukan?

3. Tidak Gampang Capek.
Seperti point nomor dua tadi, karna beban lebih ringan (payudaranya) otomatis tingkat kelelahan jauh lebih lama atau lebih susah untuk capek. Misalnya saja kalau sedang berlari, yang berpayudara besar akan kewalahan karna hebatnya gujangan pada bagian depan dadanya, biasanya pinggang mereka juga akan cepat lelah (karna guncangan tadi). Bandingkan dengan yang berpayudara kecil, boro-boro guncangan, goyang aja tidak, iya kan? Jadi lebih lincah dan tak mudah capek.

4. Lebih Sehat.
Payudara kecil menunjukkan kesehatan yang baik. Akan sulit jadinya untuk mendeteksi benjolan atau masalah lain mengenai payudara jika ukurannya besar. Payudara kecil memudahkan wanita untuk melakukan pemeriksaan secara individu, bencol digigit nyamuk aja langsung terlihat hahaha.

5. Tidur Bisa Nyaman.
Payudara kecil lebih nyaman di kala tidur karna kembali lagi, mereka lebih leluasa dalam bergerak. Dibandingkan dengan payudara besar, apalagi jika ingin tengkurap maka akan susah sekali bisa serong kanan dan kiri. Mengutip kata-kata Julia Perez pada sebuah iklan “Sampe Tumpe-Tumpe” karna besar dan repot sekali kan?

6. Tidak Mudah Kena BB.
Wanita berpayudara kecil akan lebih sulit untuk mengalami yang namanya Bau Badan. Di bandingkan dengan yang berpayudara besar, karna kelebihan keringat di bagian payudara mereka jauh lebih besar, seperti di sela-sela bagian bawah payudara (lipatan) jadi anggap saja mereka seperti memiliki 4 ketek/ketiak.

7. Fleksibel Ketika Memilih Pakaian.
Payudar kecil lebih mudah dan lebih banyak ketersediaan ukuran pakaian untuk mereka, Sebaliknya payudara besar, besar juga kemungkinannya ujuran baju mereka akan susah, misalnya ukura pinggan sudah pas, ujuran dada yang tidak pas dan akan terlihat menyembul keluar, kembali mengutip kata-kata Julia Perez “Sampe Tumpe-Tumpe.”

8. Lebih Nyaman Di Tempat Umum.
Payudara kecil akan lebih nyaman dan aman jika berada di area umum, seperti misalnya akutan umum. Angkutan umum otomatis rawan desak-desakan bukan? Kemungkinan untuk tersenggol pada bagian payudara sangat kecil, karna jarak tempuh yang lumayan jauh. Dan aman dari tatap mupeng pria-pria genit (apa yang mau di liat juga?) Dan juga lebih di hargai, karna jika lawan bicara anda pria maka mereka akan langsung menatap mata anda bukan melirik kebawah, karna pasti pandangan mereka langsung jatuh ke kaki. Bandingkan saja dengan yang payudara besar, jika saling berdiri berhadapan dan melirik kebawah pasti kakinya tidak terlihat karna terhalang payudaranya yang besar tadi.

9. Lebih Mudah Mendapatkan Pria Sejati.
Kenapa demikian? Karna jika seorang pria menatap tajam kearah wanita berpayudara kecil, sudah dipastikan mereka akan tertuju pada kecantikan dan sikap atau tingkah laku. Di banding tatapan tajam mereka pada payudara besar, sudah pasti yang ada dipikiran mereka adalah “Ukurannya berapa ya? Gila tangan gue aja gak muat man.”

10. Malah Lebih PD loh !
Memiliki payudara kecil tentu lebih nyaman karena dapat bergerak lebih leluasa, mengenakan berbagai macam busana dan terhindar dari pandangan pria mata keranjang. Hal tersebut tentu menunjang percaya diri pada Anda. Nah, bagi Anda yang mempunyai payudara kecil bukan saatnya lagi untuk merasa minder. Syukurilah apa yang telah diberikan Tuhan untuk kita dan jadilah wanita yang percaya diri.

Dokter Ini Rela tak Dibayar Bahkan Biayai Pengobatan Pasien

Disela-sela ramainya kasus dokter yang dituntut akibat malpraktik yang Mba Meong tonton di Televisi serta anggapan bahwa biaya berobat sangat mahal dan dokter serta rumah sakit lebih berorientasi komersial, ternyata Mba Meong mendapati berita yang dapat menggugah kesadaran kita akan jasa mulia seorang dokter seperti yang Mba meong baca dari situs berita Merdeka.com.


Diberitakan di Kota Solo, Jawa Tengah ada seorang dokter yang begitu dikenal dan dicintai masyarakat. Nama lengkapnya adalah Lo Siaw Ging, atau lebih akrab disapa dokter Lo.Pria keturunan Tionghoa yang saat ini berusia 78 tahun ini populer bukan hanya karena diagnosa dan obat yang diberikannya selalu tepat, namun ia juga tidak pernah pasang tarif pada pasiennya. Bahkan dari 60 persen pasiennya tidak membayar biaya periksa.

Kepada pasien yang tidak mampu Lo juga memberikan kemudahan. Selain tak dikenakan biaya periksa, mereka juga diberikan obat secara cuma-cuma. Jika obat yang dibutuhkan tak tersedia, Lo memberikan resep untuk ditukarkan obat ke apotek terdekat. Setiap bulan tagihan dari apotek kadang mencapai Rp 10 juta. Tetapi syukur ada beberapa donatur yang membantu.

Menurut Lo, panggilan hati untuk mengabdi ke masyarakat lebih kuat dibandingkan hanya mementingkan materi.Dokter Lo membuka praktik di Jalan Yab Tjwan Bing No 7, Jagalan. Dia membuka praktik setiap hari, pagi dan sore, kecuali Minggu.

Pidato Anak SMA Yang Menampar Dunia Pendidikan

Kita tentu sudah terbiasa melihat seorang lulusan terbaik dari sebuah sekolah atau kampus diundang untuk maju kedepan mimbar dan memberikan pidatonya mengenai predikat lulusan terbaik yang telah diterimanya. Umumnya para lulusan terbaik ini akan mengungkapkan betapa bersyukurnya mereka atas prestasi yang telah dicapainya tersebut dan mengucapkan banyak sekali untaian ucapan terimakasih pada orang-orang yang menurut mereka telah berjasa membantu mereka meraih predikat tersebut.
Namun bagaimana jika pidato yang disampaikan tersebut bukannya menunjukan betapa bangganya sang lulusan akan predikat tersebut namun justru sebuah pidato yang sangat brilian dan mecengangkan yang justru menampar secara keras wajah dunia pendidikan.Pidato ini disampaikan oleh seorang lulusan dari sebuah Universitas (pada beberapa sumber dikatakan bahwa ini pada jenjang pendidikan setingkat SMA) terkemuka diluar negeri. Berikut ini isi pidato tersebut :


Saya lulus. Seharusnya saya menganggapnya sebagai sebuah pengalaman yang menyenangkan, terutama karena saya adalah lulusan terbaik di kelas saya. Namun, setelah direnungkan, saya tidak bisa mengatakan kalau saya memang lebih pintar dibandingkan dengan teman-teman saya. Yang bisa saya katakan adalah kalau saya memang adalah yang terbaik dalam melakukan apa yang diperintahkan kepada saya dan juga dalam hal mengikuti sistem yang ada.

Di sini saya berdiri, dan seharusnya bangga bahwa saya telah selesai mengikuti periode indoktrinasi ini. Saya akan pergi musim dingin ini dan menuju tahap berikut yang diharapkan kepada saya, setelah mendapatkan sebuah dokumen kertas yang mensertifikasikan bahwa saya telah sanggup bekerja.

Tetapi saya adalah seorang manusia, seorang pemikir, pencari pengalaman hidup – bukan pekerja. Pekerja adalah orang yang terjebak dalam pengulangan, seorang budak di dalam sistem yang mengurung dirinya. Sekarang, saya telah berhasil menunjukkan kalau saya adalah budak terpintar. Saya melakukan apa yang disuruh kepadaku secara ekstrim baik. Di saat orang lain duduk melamun di kelas dan kemudian menjadi seniman yang hebat, saya duduk di dalam kelas rajin membuat catatan dan menjadi pengikut ujian yang terhebat.

Saat anak-anak lain masuk ke kelas lupa mengerjakan PR mereka karena asyik membaca hobi-hobi mereka, saya sendiri tidak pernah lalai mengerjakan PR saya. Saat yang lain menciptakan musik dan lirik, saya justru mengambil ekstra SKS, walaupun saya tidak membutuhkan itu. Jadi, saya penasaran, apakah benar saya ingin menjadi lulusan terbaik? Tentu, saya pantas menerimanya, saya telah bekerja keras untuk mendapatkannya, tetapi apa yang akan saya terima nantinya? Saat saya meninggalkan institusi pendidikan, akankah saya menjadi sukses atau saya akan tersesat dalam kehidupan saya?

Saya tidak tahu apa yang saya inginkan dalam hidup ini. Saya tidak memiliki hobi, karena semua mata pelajaran hanyalah sebuah pekerjaan untuk belajar, dan saya lulus dengan nilai terbaik di setiap subjek hanya demi untuk lulus, bukan untuk belajar. Dan jujur saja, sekarang saya mulai ketakutan…….
dari berbagai sumber, sumber aslinya : http://americaviaerica.blogspot.com/2010/07/coxsackie-athens-valedictorian-speech.html
link terkait : ainisastra.com

Iklan Televisi Yang Menyentuh

Barusan Mbak Meong liat video iklan bagus di Youtube, ceritanya tentang seorang gadis tuli dan bisu yang ingin belajar musik untuk mengikuti kontes musik klasik.Teman sekelasnya selalu meremehkan dia saat melihat gadis tuli tersebut bisa bermain violin dan disenangi banyak orang menjadi iri hati dan berniat mencelakakannya sehingga gadis tuli ini tidak bisa mengikuti kontes musik klasik tersebut, lalu bagaimana kelanjutannya. kita simak videonya di bawah ini :